
Magang online menjadi pilihan populer bagi mahasiswa dan Gen Z karena fleksibel, bisa dilakukan dari mana saja, dan tidak memerlukan biaya transportasi. Namun, sistem kerja remote juga memiliki tantangan tersendiri.
Banyak peserta magang online yang tanpa sadar melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang justru membuat mereka terlihat tidak profesional di mata mentor maupun perusahaan. Agar kamu bisa menjalani magang dengan maksimal, berikut adalah 5 kesalahan fatal dalam magang online yang harus kamu hindari.
1. Terlambat Membalas Pesan atau Email
Salah satu indikator profesionalitas dalam magang online adalah responsivitas. Jika kamu membalas pesan terlalu lama, perusahaan bisa menilai kamu tidak serius, tidak bisa diandalkan, tidak memiliki sense of urgency. Tips menghindarinya:
- cek chat minimal setiap 1–2 jam,
- hidupkan notifikasi untuk platform kerja seperti Slack, WhatsApp, atau Email.
2. Tidak Punya Jadwal Kerja yang Teratur
Magang online membuat kamu bebas mengatur waktu, tetapi kebebasan tanpa manajemen bisa menjadi bencana. Kesalahan umum, seperti mengerjakan tugas mepet deadline, tidak punya jam kerja harian, multitasking berlebihan. Tips: buat to-do list harian dan gunakan tools seperti Notion atau Google Calendar.
3. Mengirim Hasil Kerja Tanpa Quality Check
Banyak peserta magang terburu-buru mengumpulkan tugas tanpa mengecek ulang isi, struktur, atau kesalahan teknis. Akibatnya banyak typo, desain atau laporan tidak rapi, file tidak sesuai brief, revisi menumpuk. Ini memberi kesan tidak teliti dan tidak profesional.Biasakan cek ulang minimal 2 kali sebelum submit.
4.Tidak Sopan dan Tidak Menaati Etika Komunikasi
Karena online, banyak peserta magang jadi terlalu santai. Kesalahan yang sering muncul:
- chat tanpa salam,
- emoji berlebihan,
- panggilan ke mentor tanpa izin,
- bahasa tidak formal.
Dalam dunia profesional, komunikasi adalah cerminan karakter. Gunakan bahasa sopan, jelas, dan langsung ke inti.
5. Pasif dan Menunggu Perintah
Kesalahan terbesar dalam magang online adalah terlalu pasif. Jika kamu hanya menunggu instruksi tanpa inisiatif, perusahaan akan menilai kamu:
- tdak punya keinginan belajar,
- tidak siap kerja,
- tidak bisa mandiri.
Padahal perusahaan sangat menghargai peserta magang yang proaktif bertanya, menawarkan solusi, mengusulkan ide, meminta feedback secara langsung.
Magang online tidak hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi bagaimana kamu membangun profesionalitas, disiplin, dan komunikasi yang baik. Hindari 5 kesalahan fatal ini agar kamu bisa memberikan kesan positif dan mendapatkan manfaat maksimal dari pengalaman magang.
Jika kamu ingin pengalaman magang online yang punya mentor jelas, tugas terstruktur, dan lingkungan profesional, Satu Magang bisa jadi pilihan terbaik untuk memulai kariermu dari sekarang.