Rahasia Biar Dilirik HRD dan Naik Level Karier

Personal Branding Saat Magang: Jurus Rahasia Biar Dilirik HRD dan Naik Level Karier

Di era kompetitif sekarang, punya nilai lebih itu penting apalagi buat mahasiswa atau fresh graduate yang baru mulai karier. Salah satu cara paling ampuh adalah membangun personal branding saat magang.
Banyak orang mikir personal branding cuma buat influencer atau entrepreneur. Padahal, ketika kamu magang, kamu juga sedang membangun citra profesional yang bisa menentukan masa depanmu.

Dalam dunia kerja, kemampuan itu nomor dua. Nomor satu adalah bagaimana kamu dikenal dan diingat.

Kenapa Personal Branding Saat Magang Penting?

1. Kamu Bersaing Dengan Ribuan Fresh Graduate

Perusahaan menerima banyak CV setiap hari. Tapi HRD akan jauh lebih mudah mengingat orang yang punya ciri khas atau nilai lebih dibanding yang “biasa-biasa saja”.

2. Atasan dan Mentor Akan Menilai Sikapmu

Yang dilihat bukan cuma skill, tapi:

  • cara kamu bekerja,
  • cara berkomunikasi,
  • bagaimana kamu meng-handle masalah.

Itu semua adalah bagian dari personal branding.

3. Bisa Jadi Jalan Pintas Menuju Dipekerjakan

Banyak perusahaan rekrut karyawan dari anak magangnya sendiri.
Kalau branding-mu kuat, peluangmu naik level makin besar.

Cara Membentuk Personal Branding Saat Magang

1. Tunjukkan Sikap Profesional Sejak Hari Pertama

Ini yang paling dilihat HRD dan tim.
Profesionalisme adalah fondasi personal branding yang kuat.

Contohnya:

  • Datang tepat waktu
  • Komunikasi jelas dan sopan
  • Selesai tepat deadline
  • Tidak menunggu disuruh

Hal se-simple ini bisa bikin kamu beda dari yang lain.

2. Bangun Identitas “Kamu Ahlinya Apa?”

Branding yang kuat adalah branding yang spesifik.
Tentukan kamu mau dikenal sebagai apa.

Misalnya:

  • “Anak desain yang ide-idenya fresh.”
  • “Anak marketing yang jago analisis.”
  • “Anak admin yang super teliti.”
  • “Anak social media yang cepat tanggap.”

Begitu atasan ingat kamu = personal branding berhasil.

3. Aktif Minta Feedback

Banyak anak magang takut dikritik.
Padahal feedback itu jalan pintas buat berkembang lebih cepat.

Dengan rutin bertanya, kamu akan terlihat:
✔ dewasa
✔ mau belajar
✔ punya growth mindset

Ini semua meningkatkan nilai personal branding-mu.

4. Dokumentasikan Proses Magang

Ini sering diremehkan.
Padahal, dokumentasi bisa jadi senjata di CV, LinkedIn, bahkan portfolio.

Kamu bisa dokumentasikan:

  • proses kerja
  • proyek
  • jobdesk
  • pencapaian
  • testimoni mentor

Posting soft-skill moments di LinkedIn juga bagus untuk memperkuat branding profesionalmu.

5. Bangun Networking di Lingkungan Kerja

Jangan cuma ngobrol sama sesama anak magang.
Bangun hubungan dengan:

  • tim kantor
  • senior
  • mentor
  • HRD
  • head divisi

Networking adalah bentuk personal branding yang jangka panjang.

6. Ambil Tanggung Jawab Tambahan

Kalau kamu mau dikenal sebagai anak magang yang “beda”,
Ambil jobdesk tambahan.

Bukan yang sampai memberatkan, tapi yang menunjukkan inisiatif.

Contoh:
✔ Bantu bikin laporan
✔ Ambil alih pengolahan data
✔ Buat konsep postingan IG perusahaan
✔ Rapihkan dokumen
✔ Bantu ide proyek

Semakin terlihat kontribusi, semakin kuat branding-mu.

Contoh Personal Branding yang Paling Dicari Perusahaan

  • Anak magang yang cepat belajar
  • Anak magang yang komunikatif
  • Anak magang yang punya inisiatif tinggi
  • Anak magang yang bisa dipercaya
  • Anak magang yang punya attitude bagus

Ini semua lebih berharga daripada nilai IPK sekalipun.

Kesimpulan

Personal branding saat magang bukan sesuatu yang dibuat-buat.
Ini tentang konsistensi dalam bekerja, cara kamu berperilaku, dan bagaimana kamu membangun citra profesionalmu.

Jika kamu berhasil menguasai personal branding sejak magang, kamu bukan hanya akan dilirik HRD, tapi juga lebih cepat masuk dunia kerja dengan percaya diri yang lebih besar.

Hubungi Kami