
Pendahuluan
Di tengah persaingan magang yang semakin ketat, banyak mahasiswa berusaha menonjolkan diri agar dilirik oleh HR. Namun, bukan hanya nilai akademik yang menjadi pertimbangan utama, kemampuan atau skill juga memiliki peran besar dalam menentukan apakah kamu layak direkrut.
Lantas, apa saja skill penting yang wajib dimiliki mahasiswa magang agar menarik perhatian HR? Simak penjelasan berikut.
1. Komunikasi yang Efektif
Kemampuan berkomunikasi secara jelas dan sopan menjadi kunci utama di dunia kerja. HR sangat memperhatikan bagaimana kamu menyampaikan ide, mendengarkan dengan aktif, dan menanggapi instruksi dengan tepat.
Gunakan bahasa yang profesional, baik dalam percakapan langsung maupun lewat pesan tertulis. Komunikasi yang efektif akan membuatmu terlihat percaya diri dan mudah beradaptasi di lingkungan kerja.
2. Manajemen Waktu yang Baik
Mahasiswa magang harus bisa menyeimbangkan jadwal kuliah dan pekerjaan tanpa mengorbankan keduanya. Keterampilan manajemen waktu menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawabmu.
Gunakan tools seperti Google Calendar, Notion, atau Trello untuk mengatur tugas dan deadline. Dengan perencanaan yang baik, performa magangmu akan terlihat lebih profesional di mata HR.
3. Adaptabilitas (Kemampuan Beradaptasi)
Dunia kerja, terutama di startup atau agency, sering berubah dengan cepat. Karena itu, HR menyukai mahasiswa yang bisa belajar hal baru dengan cepat dan tidak mudah kaget dengan perubahan.
Kamu bisa menunjukkan kemampuan ini dengan menceritakan pengalaman organisasi, proyek kelompok, atau situasi di mana kamu mampu beradaptasi dengan baik.
4. Kerja Sama Tim
Magang bukan hanya tentang kemampuan individu, tetapi juga bagaimana kamu bisa berkontribusi dalam tim. HR menilai mahasiswa dari kemampuannya mendengarkan pendapat rekan kerja, menghargai perbedaan, dan bekerja menuju tujuan bersama.
Sebutkan pengalaman kolaboratifmu dalam organisasi kampus, kegiatan sosial, atau proyek tim agar HR tahu kamu bisa bekerja sama dengan baik.
5. Inisiatif dan Problem Solving
HR sangat menghargai kandidat yang memiliki inisiatif tinggi dan mampu menyelesaikan masalah secara mandiri. Jika kamu punya ide baru atau mampu mencari solusi saat menghadapi hambatan, itu menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang dicari perusahaan.
Kamu bisa berbagi contoh nyata, misalnya saat kamu menemukan cara baru untuk menyelesaikan tugas kelompok dengan lebih efisien.
6. Digital Literacy (Kemampuan Literasi Digital)
Di era digital, kemampuan menggunakan teknologi adalah nilai tambah besar. Mahasiswa magang diharapkan mampu mengoperasikan alat seperti Google Workspace, Microsoft Office, serta aktif di LinkedIn untuk membangun personal branding.
Kamu bisa meningkatkan skill ini melalui platform belajar seperti MySkill, RevoU, Coursera, atau Glints ExpertClass, dan platform lainnya karena banyak juga yang menyediakan kelas gratis dan sertifikat.
Kesimpulan
Di dunia kerja, HR tidak hanya mencari kandidat yang pintar secara akademik, tetapi juga yang memiliki semangat belajar, sikap profesional, dan keinginan berkembang. Jadi, jangan ragu untuk mulai melatih keenam skill penting mahasiswa magang di atas agar kamu lebih siap bersaing dan menjadi kandidat unggulan dalam dunia profesional.
Kamu dapat melatih skill tersebut dengan bergabung pada program Satu Magang. Selain itu, kamu juga dapat mendapatkan pengalaman langsung dari proyek yang kamu kerjakan dan bimbingan secara langsung dari mentor profesional. Jadi, tunggu apalagi. Yuk, daftar dan nikmati manfaatnya!
Referensi
Jobstreet by Seek. (2024, Januari 23). 18 Contoh Soft Skill, Cara Meningkatkan, dan Bedanya dengan Hard Skill. JobStreet.com. https://id.jobstreet.com/id/career-advice/article/contoh-soft-skill
Rahayu, Mutia Isni. (2025, Agustus 30). 20 Soft Skill yang Perlu Dimiliki oleh Semua Profesional Muda. Glints TapLoker. https://glints.com/id/lowongan/soft-skill-untuk-profesional-muda